Monday, August 17, 2020

Emmy Saelan, Pahlawan Perempuan Tak Takut Mati

  Ismail Naharuddin       Monday, August 17, 2020

Bagi masyarakat kota Makassar, tentu sudah familiar dengan tokoh bersejarah yang satu ini. Seorang pahlawan perempuan yang lahir di Desa Malangke, Luwu, Sulawesi Selatan. Ia lahir pada tanggal 15 Oktober 1924 dan gugur saat melawan pasukan Belanda di Kasi-Kasi, dekat kota Makassar pada 23 Januari 1947.


Dia tidak lain dan tidak bukan adalah Emmy Saelan. Putri sulung dari seorang tokoh pergerakan Taman Siswa sekaligus penasihat Organisasi Pemuda di Makassar yang bernama Amin Saelan.


Perjuangan Emmy Saelan dikisahkan pada saat kedatangan Kapten Wasterling ke SMP Nasional di Makassar. Kedatangan Kapten Wasterling tersebut dilatarbelakangi oleh aksi para pelajar SMP Nasional Makassar yang tergolong dalam Laskar Harimau Indonesia. Laskar Perjuangan ini dikepalai oleh Robert Wolter Monginsidi dan beranggotakan Emmy Saelan dan dan sang adik Maulwi Saelan. Maulwi Saelan inilah yang merupakan pengawal pribadi Bung Karno dan Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia di Olimpiade Tahun 1956.


Kegerahan Belanda akibat aksi Laskar Harimau Indonesia yang menembak dan melempari granat rumah para petinggi - pembesar Belanda. Mereka pun kemudian mengutus Kapten Wasterling untuk melakukan aksi penangkapan besar - besaran para Laskar Harimau Indonesia.


Saat itu pada tanggal 23 Januari 1947. Aksi gerilya para pasukan Laskar Harimau Indonesia dimulai. 40 orang pasukan di bawah pimpinan Emmy Saelan kemudian terlibat pertempuran di kampung Kassi-Kassi. Pertempuran ini dikoordinasikan oleh Walter Monginsidi sendiri yang berada di kampung Tidung. Monginsidi menginstruksikan kepada para pasukan Emmy untuk mundur ketika musuh gencar menyerang.


Dengan sisa kekuatan, Emmy pun hendak untuk mengikuti perintah Monginsidi. Namun, keadaan yang sangat miris! Banyak orang terluka yang mesti dibawa olehnya. Kemudian serangan yang bertubi - tubi pun datang dari pihak musuh membuat seluruh pasukan Emmy tewas tertembak.


Belanda pun mengisyaratkan agar Emmy menyerah. Namun ia tak peduli dengan perintah Belanda itu. Dengan sisa kekuatan yang ada, Emmy melemparkan granat ke tengah - tengah pasukan Belanda. Beberapa pasukan Belanda pun terbunuh dan mirisnya...


Emmy pun turut tewas dalam pelemparan granat itu. Mengetahui bahwa seorang yang memakai pakaian lelaki dengan celana panjang adalah wanita yang selama ini diincar - incar, serdadu KNIL pun bersorak gembira.


Sangat terpukul mendengar kabar tewasnya Emmy Saelan, Walter Monginsidi pun menginstruksikan serangan balasan. Namun, atas pencerahan dan nasihat dari kawan seperjuangan, Monginsidi mengurungkan niatnya didasari pertimbangan kondisi yang tidak memungkinkan.


Pihak keluarga yang mendengar kabar duka tersebut turut merasa kehilangan. Mereka masih sempat mengenali jenazah Emmy Saelan dari konde dan giginya. Baju dan celana yang digunakannya pun sudah lusuh tercabik saat bergerilya. Sang ayah, Amin Saelan turut mendoakan putri sulungnya.


Karena kegigihan dan keberaniannya melawan musuh, Emmy kemudian diberi gelar Pahlawan Nasional. Seorang yang rela mengorbankan hidupnya demi kemerdekaan Indonesia yang tak lain adalah seorang perempuan. Kisahnya sangat patut diapresiasi dan dijadikan teladan.


Selain itu, usia yang masih terbilang cukup muda membuat penulis kagum dengan sosok bermental baja ini. Di usianya yang ke 22 tahun sudah mampu memimpin pasukan untuk berperang. Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Emmy Saelan adalah mahir memainkan sandi perang.


Namanya pun dikenang dalam satu nama jalan di kota Makassar. Jalan Emmy Saelan. Di jalan inilah juga terdapat Monumen yang dibuat untuk mengenang pahlawan Kartini Makassar yang satu ini. Nama monumen tersebut adalah Monumen Emmy Saelan.


Itulah sejarah singkat perjuangan Emmy Saelan. Seorang Pahlawan Nasional yang notabenenya adalah perempuan dan di usianya yang masih muda sudah turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari perjuangan yang diukir oleh gadis berdarah Luwu ini. Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia! Tetap Jaya dan Semangat Berkarya...!!


Sumber:

https://www.wikipedia.org

logoblog

Thanks for reading Emmy Saelan, Pahlawan Perempuan Tak Takut Mati

Newest
You are reading the newest post

No comments: