Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Migrasi ke BSI Mobile Banking, Tak Perlu ke Kantor Cabang!

Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah perusahaan perbankan Indonesia yang berbasis syariah Islam. Kehadirannya bermula pada tahun 2021 yang diisukan akan menjadi penggabungan antara 3 bank syariah yang sebelumnya populer, yaitu BRI Syariah, BNI Syariah dan Mandiri Syariah.

"Pada 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442 H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah menjadi satu entitas yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Penggabungan ini akan menyatukan kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, BRI) serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia didorong untuk dapat bersaing di tingkat global. Penggabungan ketiga Bank Syariah tersebut merupakan ikhtiar untuk melahirkan Bank Syariah kebanggaan umat, yang diharapkan menjadi energi baru pembangunan ekonomi nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Keberadaan Bank Syariah Indonesia juga menjadi cerminan wajah perbankan Syariah di Indonesia yang modern, universal, dan memberikan kebaikan bagi segenap alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin)," ( sumber: Halaman Resmi Bank Syariah Indonesia )

Cara Migrasi dari Bank Syariah lama ke Bank Syariah Indonesia (BSI)

Dalam masa transisinya, nasabah pada ketiga bank syariah yakni BNIS, Mandiri S, dan BRIS masing-masing mungkin akan mendapatkan hambatan ketika melakukan transaksi baik baik via Mobile Banking, SMS Banking, maupun Internet Banking. Saya pribadi, pada hari Minggu, 4 April 2021 telah melakukan cek saldo via SMS Banking BNI Syariah. Semuanya masih lancar dan respon dari operator masih terbilang baik. Namun, keesokan hari setelah saya dikabari oleh salah seorang kawan bahwa semua akun bank syariah teman-teman lainnya tidak dapat diakses, saya pun langsung mencoba mengecek saldo kembali via sms. Alhasil, yang muncul bukanlah notifikasi yang menerangkan transaksi berhasil seperti biasanya, namun menyatakan bahwa nomor rekening yang dimaksud tidak dapat diakses. Dan saya diarahkan untuk menghubungi customer service BNI itu sendiri. Ditambah lagi, salah seorang keluarga juga gagal melakukan transfer saldo ke rekening saya via Mobile Banking BNI Syariah dengan keterangan yang hampir sama.

Dan setelah mendapatkan informasi yang jelas, pada akhirnya saya paham bahwa untuk tetap bisa menggunakan nomor rekening eks BNIS, BRIS, atau Mandiri S, kita harus melakukan migrasi rekening ke BSI. Artinya, akun pada bank syariah kita yang lama dalam kata lain harus dialihkan menjadi akun BSI. Untuk hal ini, nasabah sendiri tidak usah cemas, dikarenakan saldo yang ada pada rekening kita tidak akan berubah dan nomor rekening hanya akan bertambah 1 atau dua digit tepat di belakang nomor rekening kita yang lama. Dan saya pribadi berpikir, mungkin tidak ada pilihan selain melakukan migrasi ke BSI untuk tidak kehilangan uang di rekening lama kita.

Untuk melakukan migrasi ke BSI, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yakni:

  1. Migrasi via ATM
  2. Migrasi via Live Chat pada halaman resmi BSI di https://bankbsi.co.id
  3. Migrasi via Customer Service by Phone 14040
  4. Migrasi via Kantor Cabang BSI terdekat

Terkhusus untuk saat ini, saya akan menjelaskan tentang cara migrasi bank syariah ke BSI via telepon CS 14040. Sebelumnya, ada hal yang perlu diperhatikan bahwa, untuk melakukan migrasi ke BSI, pastikan Kantor Cabang tempat kita membuka rekening syariah lama telah beralih ke BSI. Contoh, saya pribadi membuka akun BNI Syariah pada Kantor Cabang RS Ibnu Sina Makassar. Setelah memastikan bahwa kantor cabang tersebut telah beralih ke BSI, akhirnya saya mulai melakukan migrasi via telepon ke CS BSI. Selain itu, cara ini hanya diperuntukkan bagi nasabah bank syariah lama yang telah mendaftarkan layanan Mobile Banking atau SMS Banking pada rekening lama, serta nomor handphone yang saat ini terdaftar di rekening lama masih aktif. Berikut adalah langkah-langkah tentang cara migrasi bank syariah ke Bank BSI!

  1. Pastikan kamu mempunyai pulsa nelpon sebesar Rp. 20.000,-. Ingat, tarif TM, Bonus Bicara, atau Paket Telepon Rumah tidak berlaku untuk sambungan ini. Nantinya juga akan ada pengiriman kode aktivasi dari pihak BSI dengan biaya dibebankan kepada nasabah. Jadi, pastikan pulsamu setidaknya Rp. 20.000,-.
  2. Tuliskan atau hafalkan nomor rekening kamu di bank syariah lama dan juga Nomor Induk Kependudukan untuk kelancaran komunikasi agar tidak memakan biaya telepon yang banyak, hehehe...
  3. Setelah memiliki pulsa minimal 20 ribu, dan menuliskan atau menghafal nomor rekening serta NIK KTP, silahkan hubungi 14040 tanpa kode area.
  4. Tekan angka 2, lalu pilih opsi Bahasa Indonesia, dan pilih Layanan Bank Syariah Indonesia.
  5. Tekan angka 0 untuk berbicara dengan operator.
  6. Setelah terhubung dengan petugas BSI Call, katakan bahwa kamu mau melakukan migrasi ke BBank BSI. Lalu ikuti instruksi yang diberikan oleh petugas.
  7. Setelah semua validasi telah dilakukan, kamu akan mendapatkan kode aktivasi Bank BSI melalui sms dengan biaya dibebankan pada kamu sendiri. Selanjutnya, download dan install aplikasi BSI Mobile melalui Playstore atau Appstore.
  8. Setelah itu, buka aplikasi tersebut, dan ketuk pada pilihan sudah punya akun rekening atau semacamnya. Dan pilih tombol Aktivasi.
  9. Masukkan nomor telepon yang terdaftar pada rekening lama, dan kode aktivasi yang barusan diterima. Kemudian pilih tombol Selanjutnya.
  10. Ikuti langkah-langkah yang ada. Pada akhirnya nanti kamu akan diarahkan untuk membuat PIN baru dan kata sandi baru untuk login ke BSI Mobile.
  11. Setelah semua proses telah dilewati, maka secara otomatis kamu akan dibawa ke halaman utama aplikasi BSI Mobile dan migrasi ke Bank BSI telah berhasil!

Juga perlu diperhatikan, untuk mendapatkan buku tabungan dan kartu ATM BSI, kamu perlu langsung datang ke kantor cabang BSI terdekat. Dan jelaskan bahwa sebelumnya kamu telah melakukan migrasi dari bank syariah lama ke Bank BSI dan telah melakukan aktivasi BSI Mobile.

Dengan aktifnya BSI Mobile, kamu dapat menikmati berbagai fitur-fitur BSI secara online. Bahkan, kamu bisa langsung melakukan transaksi finansial yang meliputi transfer saldo, pembayaran dan sebagainya. Hal ini mungkin sedikit berbeda jika dibandingkan persyaratan mendaftarkan diri ke fitur Mobile Banking BNI atau lainnya, yang mengharuskan nasabah langsung datang ke kantor cabang terdekat. Setidaknya ada kemudahan dalam mengakses layanan perbankan.

Itulah penjelasan mengenai cara migrasi dari bank syariah lama ke Bank BSI, yang dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang terdekat. Semoga bermanfaat!

Post a Comment for "Cara Migrasi ke BSI Mobile Banking, Tak Perlu ke Kantor Cabang!"