Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Petuah

Karya: Miftah Hilmy Afifah
"Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh. Hi, perkenalkan namaku Miftah Hilmy Afifah. Aku mahasiswi Ilmu Komunikasi di Universitas Teknologi Sumbawa ( UTS ). Aku suka menulis cerpen, puisi, pantun, artikel, dan kata-kata motivasi. Selain berkuliah, aku juga aktif menulis dan beberapa tulisanku pernah dimuat di beberapa website dan majalah. Kalian juga boleh berkenalan lebih akrab denganku melalui my facebook Miftah Hilmy Afifah dan my instagram di @afifah.pisc, tak lupa aku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah membaca karya-karyaku ini. Mohon do’anya agar aku tetap semangat dalam berkarya dan tak lelah menciptakan karya terbaikku yang kuharap semoga dapat bermanfaat serta berkenan di hati para pembaca sekalian. Sampai jumpa di tulisan-tulisanku selanjutnya!"
Foto Diri Penulis, Mifta Hilmy Afifah
Kalau ada pohon yang tumbang di tanah
Jangan panik segera cari warga
Kalau abang hendak bertandang ke rumah
Jangan lupa membawa serta keluarga

Beli kebun di depan jalanan
Lahannya luas harganya murah
Bertahun-tahun menjalin hubungan
Ujung-ujungnya ditinggal nikah

Kalau kamu hendak membeli berbagai macam sandal
Bersiaplah pada waktunya sandalmu akan hilang
Kalau sering pamerkan pacar di media sosial
Bersiaplah pacarmu jadi incaran banyak orang

Masuk rumah yang semua lampunya padam
Karena takut tak bisa berkata-kata
Masalah itu jangan suka dipendam
Gunanya sahabat jadi tempat cerita

Tiada kapal berlayar tanpa arah
Sebab tanpa arah pastilah kesasar
Tiada manusia tanpa masalah
Sebab tanpanya hidup menjadi hambar

Jikalau Tuan hendak membeli pesawat
Jangan lupa membeli sekotak kuas
Perkembangan teknologi sangatlah pesat
Penggunanya pun harus semakin cerdas

Perpisahan selalu datang di akhir
Kalau di awal namanya pendaftaran
Berjuanglah sampai di titik terakhir
Tanpa pernah lelah dan tak kenal bosan

Untuk apa buat istana di awan
Kalau tak ada kuli bangunannya
Unntuk apa mempertahankan hubungan
Jika pahit yang selalu dirasa

Lebih baik makan jagung bakar di kali
Daripada di pematang sawah desa
Lebih baik dia pergi dan tak kembali
Daripada kembali membawa luka

Jalan-jalan ke pasar membeli sabun
Pulang-pulang membawa alat ukur
Sampai di sini dulu saya berpantun
Mudah-mudahan pembaca terhibur
***

1 comment for "Petuah"