Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Inilah Mesin Pencari Baru, Saingan Google!

Beberapa waktu lalu, kita sempat mendengar isu terkait perang dagang antara Amerika dan China. Konflik berkepanjangan membuat keduanya bersaing tuk merajai bidang teknologi dunia. Saat itu Amerika telah memberikan pernyataan untuk tidak memberikan dukungan platform kepada produk China, dalam hal ini adalah Huawei. Akibatnya, dalam produk Huawei, kita tidak akan lagi mendapatkan fitur Google yang diintegrasikan ke dalam bawaan sistem operasi Huawei.

Logo Huawei

Huawei tidaklah menyerah. Mereka menciptakan inovasi baru dengan membuat platform saingan dari Google. Namanya Petal Search. Petal Search adalah mesin pencari bawaan Huawei yang secara fungsional sama dengan Google, namun menurut beberapa sumber yang saya baca, Petal Search bahkan memiliki fitur yang lengkap. Benarkah?

Nah, saya akan mendampingimu tuk berjalan-jalan mengintip fitur saingan Google yang diciptakan oleh negara yang digadang-gadang akan merajai teknologi dunia di masa depan ini. Untuk mengakses laman Petal Search, kamu bisa mengunjungi tautan berikut, https://petalsearch.com.

Tampilan Awal Petal Search

Kamu bisa membuka laman Petal Search menggunakan browser apa saja, bahkan Google Chrome sekali pun. Setelah kamu berhasil mengakses laman di atas, biasanya akan muncul notifikasi yang menanyakan apakah kamu mengizinkan situs Petal Search untuk mengakses lokasi kamu. Salah satu kegunaannya adalah, di halaman utama Petal Search, kamu akan mendapatkan informasi regional sesuai lokasi kamu berada. Hal ini tentunya seperti berita-berita dan informasi teraktual lainnya.

Ilustrasi Laman Utama Petal Search

Setelah memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut, kamu akan dibawa ke halaman depan situs Petal Search. Berdasarkan hasil jalan-jalan saya di situs ini, sepertinya khusus untuk pengguna pembaca layar komputer maupun Smartphone mesti beradaptasi terlebih dahulu untuk menggunakan mesin pencari ini. Satu-persatunya akan saya jelaskan lebih rinci dalam uraian selanjutnya.

Memulai Menelusuri Kata Kunci

Di halaman utama, kamu akan mendapatkan kotak edit untuk digunakan menelusuri kata kunci. Sama halnya Google, kamu bisa menelusuri apa saja dan apabila informasinya terkandung dalam database Petal Search, hasil penelusuran akan muncul di halaman berikutnya.

Namun, ada hal yang berbeda dengan fitur Petal Search. Khusus untuk pengguna pembaca layar yang mengakses melalui komputer, silahkan mencari kotak edit dengan menekan tuts "E" pada keyboard. Setelah mendapatkannya, tekan Spacebar untuk masuk dalam mode pengetikan, dan nada berbunyi "TIIIT" akan kedengaran sebagai khas dari pembaca layar NVDA.

Coba ketikkan apa saja yang ingin kamu cari, lalu tekan tuts panah bawah untuk membaca apa yang telah kamu ketikkan. Kamu hanya akan mendengar kata "Blank". Itu artinya, apa yang kamu ketikkan tidak terinput pada layar. Dengan kata lain, kotak edit yang ada adalah kotak edit yang nonaktif, atau tidak bisa diisi. Nah, berkat keisengan saya, pada akhirnya saya bisa menemukan cara untuk menyiasati hal ini.

Tekan tuts "Escape" pada keyboard untuk keluar dari mode pengetikan. Selanjutnya tekan panah bawah untuk maju ke item berikutnya pada halaman Petal Search tersebut. Biasanya kamu akan mendapatkan nama hari dan bulan dalam bahasa Inggris. Seperti "Friday, July", atau lainnya. Di situlah, kamu bisa menekan tuts Spacebar atau "Enter" untuk masuk ke mode pengetikan yang aktif. Tulislah apa yang hendak kamu cari, kemudian tekan "Enter".

Untuk pengguna pembaca layar di Smartphone, di halaman utama Petal Search, carilah kotak pengeditan, lalu geser ke kanan dengan satu jari hingga menyebutkan nama hari dan bulan dalam bahasa Inggris seperti yang diterangkan di atas, lalu ketuk dua kali. Kamu akhirnya masuk ke mode pengetikan. Dan setelah memasukkan kata kunci yang akan kamu cari, dengan keyboard virtual Smartphone kamu tekan tuts "Enter", "Masuk" atau sejenisnya.

Hasil Penelusuran Kata Kunci

Ilustrasi Laman Penelusuran Petal Search

Di sinilah terdapat beberapa perbedaan antara mesin pencari kondang "Google" dengan pendatang baru "Petal Search". Bagi pengguna pembaca layar yang terbiasa dengan shortcut keyboard, tidak akan bisa menerapkannya di halaman Petal Search. Sepertinya pada struktur HTML halaman Petal Search, tag-tag yang bisa membantu pengguna tunanetra belum dibubuhkan. Tag-tag tersebut adalah "<h2>" untuk memberikan keterangan terhadap jenis hasil penelusuran. Misalnya hasil web, gambar, aplikasi, lokasi, dan sebagainya. Selain itu, tag "<h3>" juga sangat dibutuhkan untuk membedakan hasil satu dengan yang lainnya. Seperti "Facebook", "Facebook Mobile", dan lain-lain, tergantung penelusuran.

Namun, pola seperti itu meskipun tidak diterapkan dalam situs Petal Search, pengguna pembaca layar tetap bisa menelusuri secara mudah. Bahkan, untuk beberapa pengguna tunanetra, sepertinya akan lebih mudah. Pada komputer, kita hanya perlu menekan tuts "Tab" untuk menelusuri hasil pencarian. Hanya dengan menekan tuts tersebut, seluruh elemen pada masing-masing hasil pencarian akan dibacakan. Mulai dari Judul Halaman, Deskripsi Meta Halaman, kemudian Alamat URL Halaman. Jika sudah menemukan hasil yang pas dengan yang kita cari, kamu bisa langsung menekan tuts "Enter" untuk masuk ke laman web yang dimaksud.

Sedangkan untuk pengguna pembaca layar di Smartphone, kamu juga tetap bisa mengakses hasil penelusuran Petal Search dengan mudah. Kamu hanya perlu menggeser ke kanan untuk memindahkan ke item-item berikutnya pada halaman Petal Search. Yah, kamu hanya membutuhkan sedikit waktu untuk bisa beradaptasi dengan mesin pencari ini.

Kelebihan dan Kekurangan Lainnya

Sebagai pendatang baru, tentu platform ini masih memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Salah satunya adalah, belum adanya fitur "Masukan Suara" seperti yang biasa dimanfaatkan oleh pengguna Google. Hal tersebut yakni fitur "Google Assistant". Sehingga, untuk melakukan pencarian harus melalui metode pengetikan.

Hal lain yang juga urgen untuk diketahui oleh kamu yang mencoba mengakses platform Petal Search, untuk melakukan penelusuran baru, kamu perlu memahami bahwa kotak edit yang terdapat dalam platform Petal Search tidaklah aktif. Seperti yang telah diterangkan sebelumnya di atas. Nah, mari kita kembali pada hasil pencarian pada situs Petal Search!

Sebagai contoh, jika sebelumnya kamu menelusuri kata kunci "Pengertian Modernisasi" menggunakan Petal Search, di halaman hasil penelusuran kamu akan disuguhi berbagai hasil dari situs-situs yang menerangkan tentang modernisasi. Terkhusus untuk pengguna pembaca layar pada komputer, untuk membuat pencarian baru, misalnya "Pengertian Transmigrasi", kamu tidak bisa memanfaatkan kotak edit yang ada di halaman tersebut. Untuk melakukan pencarian baru, kembalilah pada bagian paling atas pada halaman Hasil Penelusuran Petal Search, menggunakan kombinasi tuts "CTRL" + "Home" atau "CTRL" + "Fn" + ( Panah Kiri ) pada keyboard.

Setelah menekan kombinasi tuts tersebut, akan terdapat menu "void(0)", yang akan disebutkan oleh pembaca layar dengan "Link Void Zero". Langsung tekan "Enter" pada bagian tersebut, lalu kamu akan kembali ke halaman utama Petal Search. Lakukan sama seperti langkah awal di atas untuk melakukan pencarian baru lagi.

Berbeda dengan pengakses melalui Smartphone, kamu tidak harus kembali ke halaman awal Petal Search untuk melakukan penelusuran baru. Caranya mudah. Arahkan saja ke kotak edit penelusuran, kemudian geser ke kiri dan pada bagian "void(0)", ketuk dua kali item tersebut, dan kamu akan masuk ke mode pengetikan. Tinggal hapus kata kunci yang tadinya kamu cari dan masukkan kata kunci baru yang ingin kamu telusuri, lalu pilih "Enter" atau "Masuk" pada keyboard virtual.

Meski begitu, Petal Search juga tidaklah tanpa kelebihan. Salah satunya ialah, kamu bisa mengakses aplikasi berformat ".apk". Misalnya kamu memasukkan kata kunci "Firefox", maka pada halaman hasil penelusuran, tepat setelah kotak edit, kamu bisa membuat filter untuk menampilkan hasil khusus aplikasi saja dengan memilih menu "Apps".

Sebenarnya, ada banyak sekali mesin penelusuran yang bisa digunakan di arena internet. Di antaranya adalah Bing, Yahoo Search, Ask.com, dan sebagainya. Namun, hal yang menarik dari Petal Search ini adalah, dikarenakan polemik yang terjadi antara Amerika dan China, serta kabar burung yang katanya platform baru Petal Search sanggup menandingi bahkan mengungguli raksasa mesin pencari Google. Saya tidak akan membahas soal problematika yang terjadi antara keduanya, namun hanya akan tetap membuntuti inovasi-inovasi terkait perkembangan teknologi dunia.

1 comment for "Inilah Mesin Pencari Baru, Saingan Google!"