Monday, August 10, 2020

Cara Tunanetra Menginstall Komputer

  Ismail Naharuddin       Monday, August 10, 2020

Pada postingan kali ini, kita akan memperagakan sekaligus memberikan tutorial tentang cara tunanetra menginstall komputer. Setelah sebelumnya kita telah mengupas tentang Fitur Bawaan Windows Yang Jarang Digunakan yang tidak lain adalah fitur pembaca layar bawaan Windows sebagai secondary assisstance< for a blind. Oh iya, jangan lupa juga mengikuti pembahasan tentang Cara Tunanetra Menonton Anime untuk memperluas wawasan tentang teknologi dan aksesibilitas untuk semua kalangan tentunya.


Pada umumnya, proses instalasi komputer hanyalah memerlukan satu kepingan disk atau flashdisk berisi file master OS. Namun, beda halnya dengan cara tunanetra menginstall komputer, kita membutuhkan fitur tambahan yang bisa memberikan akses suara saat komputer berjalan dalam keadaan booting. Satu perangkat tambahan yang dimaksud bisa membantu kita kali ini adalah software bernama "WinPE" yang merupakan singkatan dari Windows Pre Installation Environment.


Menurut yang saya baca dari berbagai referensi, software ini biasanya dijalankan untuk proses repair Windows yang bermasalah atau troubleshooting. Karena memang software ini dirancang untuk melakukan perbaikan pada sistem operasi yang rusak pada komputer. Namun, secara bertahap akhirnya kehadiran fitur ini telah disiasati oleh para teknisi dengan memodifikasi program WinPE menjadi aksesible bagi pengguna pembaca layar. Sehingga, di beberapa versi WinPE yang bisa kita download dari berbagai situs, secara otomatis sebuah program pembaca layar yang familiar bagi tunanetra yakni NVDA telah terintegrasi di dalamnya dan langsung berjalan saat fitur digunakan.


Download Program WinPE Gratis

Pertama yang perlu dilakukan adalah mendownload file WinPE yang telah terintegrasi dengan NVDA. Kita bisa memperolehnya dari halaman web Pertuni Bengkulu. Nah, tanpa basa - basi lagi, silahkan klik tautan di bawah!


Download Windows Preinstallation Environment ( 290,3 MB ) by Pertuni Kota Bengkulu


Ingat bahwa program ini hanya akan dijalankan melalui settingan booting alias program ini termasuk ke dalam program >bootable. Maka dari itu, kamu perlu melakukan "burn" ke CD-R atau bisa langsung mengcopy ke dalam flashdisk berformat FAT32.


Cara Format Flashdisk ke FAT32 Dengan CMD

Nah, jika kamu sudah mendownload program WinPE, silahkan simak uraian mengenai cara format flshdisk ke FAT32 menggunakan CMD di bawah ini!


  1. Pertama kita mesti membuka program CMD. Untuk membukanya tekan tombol Windows berbarengan dengan tombol R ( Windows + R ). Setelah kotak dialog Run muncul, ketikkan CMD lalu tekan Enter.
  2. Setelah itu, pada jendela Command Prompt ketikkan perintah diskpart lalu tekan Enter.
  3. Maka jendela diskpart akan muncul. Sekarang ketikkan perintah listdisk dan perhatikan urutan disknya. Carilah disk yang mempunyai ukuran sama dengan Flashdisk kamu.
  4. Setelah kamu mendapatkan urutan Flashdiskmu, coba ketikkan perintah select disk yang dilanjutkan dengan urutan Flashdiskmu. Contoh pada urutan listdisk Flashdisk saya berada di urutan 2, maka saya ketikkan select disk 2.
  5. Ketikkan perintah clean untuk memformat isi Flashdisk.
  6. Setelah selesai, ketikkan lagi perintah create partition primary.
  7. Lalu ketikkan select partition 1.
  8. Aktifkan partisi dengan perintah active.
  9. Setelah proses aktivasi selesai, silahkan masukkan perintah format dengan mengetikkan format FS=fat32 label=namaflashdisk-drive quick.
  10. Tekan Enter kemudian tunggu proses pemformatan selesai.
  11. Terakhir, kamu ketikkan perintah assign letter=F. Kamu bisa merubah huruf F sesuai yang diinginkan.
  12. Jika sudah, kamu bisa keluar dari diskpart dengan perintah exit.

Mengcopy File WinPE ke Flashdisk


Sampai disini, kamu telah berhasil memformat Flashdisk dengan FAT32. Selanjutnya silahkan mount hasil download WinPE dengan menggunakan software UltraISO atau DaemonTools. Tapi, jika kamu menggunakan Windows 10, maka kamu bisa mengklik kanan atau menekan tombol aplikasi pada keyboard dengan posisi kursor pada file hasil download dan pilih Mount blablabla. Selanjutnya buka Disk PC / My Computer, lalu akan muncul drive baru yang berisi file WinPE hasil Mount tadi.


Buka drive tersebut lalu copy semua file yang ada ke dalam Flashdisk yang sudah terformat tadi. Dan selesai! Sekarang kamu bisa menggunakan software Windows PE melalui proses booting.


Untuk unmount ISO atau menghilangkan "Virtual Drive" pada Disk PC tadi, tinggal klik kanan atau tekan tombol aplikasi pada keyboard dengan posisi kursor pada file ISO lalu pilih Unmount.


Menjalankan Program WinPE


Sampai di sini, kita telah berhasil memformat flashdisk ke FAT32 yang berisi program WinPE. Untuk memulai menjalankan program ini, kamu perlu merestart komputermu dan masuk ke pada settingan BIOS. Nah, untuk masuk ke settingan BIOS, setiap merk laptop biasanya mempunyai cara yang berbeda-beda. Perbedaannya terletak pada kombinasi tuts yang digunakan.


Saat komputer telah melakukan restart dan kemudian menampilkan credit platformnya masing-masing (misalnya Lenovo, ASUS, COMPAQ,Abit, dll), kamu perlu mengetahui kombinasi tuts yang digunakan pada komputer atau laptopmu untuk mengakses ke settingan BIOS. Perhatikan beberapa catatan di bawah ini!


  1. Biasanya, pada komputer desktop secara umum kita hanya perlu menekan tombol DEL atau F2 pada keyboard.
  2. Untuk beberapa jenis laptop, coba salah satu tombol atau kombinasi berikut: "F1 / Fn+F1 / Fn+F2 / F9 / F10 / DEL".
  3. Biasanya pada bagian bawah tampilan credit platform terdapat instruksi tombol seperti "Press DEL to Enter the BIOS," atau lainnya.
  4. Pada langkah ini mungkin bagi tunanetra perlu meminta bantuan orang awas untuk melihat instruksi yang dimaksud. Dikarenakan pada tampilan credit platform dan settingan BIOS belum ada satu pun program pembaca layar yang bisa berjalan.

Nah, jika kamu telah berhasil masuk ke settingan BIOS, keluarlah tampilan yang biasanya berlatar biru dan pilihan menunya terdiri dari "System Information", "Boot", dan sebagainya. Perhatikan di setiap sudut dan sisi tampilan. Biasanya terdapat petunjuk atau instruksi tombol navigasi pada BIOS. Misalnya tombol panah kiri untuk menavigasi kursor ke kiri, tombol "ESC" untuk membatalkan, dll. Oh iya, pada tampilan BIOS, kamu tidak perlu mencari keberadaan kursor karena pada tampilan ini perangkat mouse memang tidak berfungsi.


Pada menu "Boot", akan terdapat settingan yang menunjukkan device booting prioritas. Saya tidak bisa memastikan karena kembali lagi, untuk setiap platform mempunyai tampilan BIOS yang berbeda. Tapi, secara umum saya bisa memastikan bahwa di setiap tampilan utama BIOS, terdapat menu "Boot" dan di dalam menu "Boot" itu sendiri terdapat settingan prioritas device booting. Silahkan jadikan flashdisk sebagai prioritas dengan cara:


  1. Membawa USB FDD atau nama/merk flashdiskmu pada urutan "1st", atau "First".
  2. Memilih USB FDD atau nama/merk flashdiskmu pada pilihan Booting Device.

Setelah menyetel booting device, silahkan tekan tombol "Save & Exit" (biasanya F10) lalu pilih "YES". Kemudian komputermu akan kembai merestart ulang.


Sekarang coba perhatikan pada tampilan layar. Jika telah muncul proggress bar berwarna putih di bagian bawah, itu berarti kamu telah berhasil menyetel booting device ke flashdiskmu. Dan sekarang kamu tinggal menunggu hingga proses loading program WinPE selesai. Ketika kamu telah berhasil masuk ke program WinPE, secara otomatis suara khas NVDA akan kedengaran dan kamu akan langsung mengenali suara "elequence voice".


Nah, sekarang tinggal kamu pergi ke lokasi file master Windows OS yang ada di harddiskmu. Kamu juga bisa menjalankan file master melalui harddisk eksternal atau flashdisk yang sama dengan program WinPE. Namun ingat bahwa setiap file WinPE pada flashdisk tidak boleh terpisah dalam folder yang berbeda, dan harus berada di bagian depan direktori flashdisk. Sebaliknya, jika kamu ingin memasukkan file master ke dalam flashdisk tersebut, simpanlah di dalam satu folder agar tidak mengganggu kenyamanan program WinPE, hehehe...


Sampai di sini kamu telah berhasil menjalankan program WinPE dan sekarang sudah bisa menginstall komputer sendiri dengan bantuan pembaca layar. Dari sini, cara tunanetra menginstall komputer bisa dilakukan sama dengan orang awas pada umumnya. Tinggal yang membedakan ialah cara kita menavigasi menu pada tampilan instalasinya menggunakan keyboard.


Terkhusus untuk tutorial menginstall komputer secara umum akan saya jelaskan di postingan yang berbeda. Nah, untuk keluar dari program WinPE, kamu tinggal menekan tombol berlogo Windows, lalu tekan "TAB" dan cari opsi "Power", "Shut Down" dan semacamnya. Setelah itu, jika kamu menyalakan komputer tanpa mencolokkan flashdisk, kamu akan kembali pada tampilan Windows seperti semula. Sekian dulu untuk pembahasan tentang cara tunanetra menginstall komputer! Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya!

logoblog

Thanks for reading Cara Tunanetra Menginstall Komputer

Previous
« Prev Post

No comments: